Your Ad Here



"Mirrors should think longer before they reflect,"
Jean Cocteau

Cermin tak pernah berbohong? Cermin selalu berjusta. Ia berjusta kepada kita dan bayangan kita. Ia berbohong tentang kiri dan kanan. Ia ngibul tentang timur dan barat.
Jangan pernah bertanya pada nurani, karena ia seperti cermin. Biarkan ia pecah dan berantakan, lalu lihat dirimu yang terkutuk.

"The mirror crack'd
from side to side;
"The curse is come upon me,"
Alfred Tennyson

   

<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, January 25, 2012
Jam 3 Pagi

Jam tiga pagi kata BB King,
dan dia memetik gitar karena tak mengantuk.
Jam tiga pagi kataku,
dan bayanganmu rebah di samping.

Jam tiga pagi, dan aku berharap
kau membuka jendela
untuk embun yang akan turun. Mungkin ada uap mimpiku
yang tersangkut di kelopak mawar biru.
Membuatmu tersenyum.

Jam tiga pagi, dan halte masih tidur,
belum lagi datang bus pertama yang berangkat subuh
dengan supir mengantuk.
Lampu sudah hijau,
tak ada yang maju.

Kau tahu, apa yang kuingin
di jam tiga pagi?
Kita duduk di kafe dengan mata merah.
Mengantuk, tapi bibirmu yang selalu terbuka
itu tersenyum saat aku membual.

Aku tahu,
kau tak suka aku merayu.
Tapi bahwa kau selalu tergetar oleh puisi, itu kutahu.

Dan kusentuh wajahmu untuk yang pertama kali.
Pada akhirnya, Tuhan tak menakdirkan kita untuk tidak mencintai.

Posted at 07:55 pm by qaris
Kasih Komentar  

Malam 1

Ada kayu dibakar,
langit berbintang,
gunung yang diam,
angin yang malas.
Dan kau yang begitu jauh.
Mungkin aku harus lebih sering
mengasing di lereng tebing,
karena kota hanya mengekalkan jarak,
karena kau hanya bisa dicintai dalam tiada.

Api di depan tenda semakin redup,
bintang semakin jauh,
gunung makin membisu.
Lalu angin datang pelan tidak membawa apa pun.

Aku hampir menyebut namamu,
tapi kau
dan aku
tak butuh itu.
Kita hanya perlu
diam seperti bintang pada gunung.
Akhirnya nanti, pada
suatu saat kelak,
tak akan ada yang berdusta.

Saat itu datang,
cinta kita mungkin padam,
seperti api di depan tenda ketika embun turun.

Posted at 07:52 pm by qaris
Kasih Komentar  

Saturday, July 16, 2011
Me: .

Kau tahu, aku tahu
Kita akan sampai juga di sini
Yang kita tak tahu adalah pada jam berapa
Mungkin terlalu cepat
Ketika matahari belum terik
Waktu pori-pori belum menitik basah
Tapi kau mungkin tak tahu
Aku akan mengenangmu
Pasti mengenangmu

Posted at 03:21 am by qaris
Kasih Komentar  

Thursday, June 16, 2011
Kupu dan Purnama

Aku tak ingin seribu kupu
Aku mau hanya satu
Itu yang ada di tanganmu
Yang terbang di butanya malam
Menuju rembulan

Aku tak ingin rembulan yang gerhana
Aku mau yang purnama
Itu yang kau tangkap dengan kamera
Yang terbang di atap rumah
Warnanya putih, bukan merah

Posted at 10:53 pm by qaris
Kasih Komentar  

Thursday, July 15, 2010
Api

Malam ini aku mengenang diriku.
Lewat Sting dan Queen,
juga Kashmir dari Led Zeppeline.

Mengenang api yang pernah menyala
begitu nyalang.
Membakar hutan
menjadi arang.

Posted at 08:56 pm by qaris
Kasih Komentar  

Next Page